https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/issue/feed JURNAL ILMIAH KESEHATAN 2021-01-14T08:30:55+00:00 Muhammad Rifai m.rifai@stiktamalateamks.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat STIK Tamalatea Makassar</p> https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/article/view/49 Persepsi Pegawai Tentang Efektivitas Kepemimpinan Kepala Puskesmas Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun 2019 2021-01-14T07:39:18+00:00 Novlin Eka Novitasari Novitasari info@stiktamalateamks.ac.id hasmah hasmah@stiktamalateamks.ac.id Muhammad Rifai m.rifai@stitkamalateamks.ac.id <p>Efektivitas kepemimpinan adalah profesionalisme seorang pemimpin yang sesuai dengan posisi dan eksistensi organisasinya, karena dengan memahami aspek manajerial tersebut dapat digunakan untuk menunjang tugas utama pemimpin baik dalam berpikir secara konsepsional, membina kreativitas.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pegawai tentang efektivitas kepemimpinan kepala puskesmas tamalanrea kecamatan tamalanrea kota makassar.</p> <p>Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan desain analisis deskriptif dengan pendekatan <em>cross sectional study.</em> Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh pegawai dengan jumlah total populasi sebanyak 45 orang dengan teknik pengambilan sampel secara <em>Total Sampling</em>.</p> <p>Hasil penelitian di Puskesmas Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Kepala Puskesmas baik dengan persentase 80,0% yang dinilai demoktratis oleh pegawai. Perilaku Kepemimpinan Kepala Puskesmas baik dengan persentase 93,3% yang dinilai Direktif, supportif, partisipatif oleh pegawai. Sifat Kepemimpinan Kepala Puskesmas baik dengan persentase 95,6% yang dinilai intelegensi, percaya diri,determinasi, integritas dan sosiabilitas oleh pegawai.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian tentang Persepsi Pegawai Tentang Efektivitas Kepemimpinan Kepala Puskesmas di lihat dari variabel gaya, sifat dan perilaku kepemimpinan kepala puskesmas dari keseluruhan baik, agar dapat dipertahankan.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci&nbsp;&nbsp;&nbsp; : Efektivitas, Gaya, Perilaku, Sifat Kepemimpinan</strong></p> 2021-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL ILMIAH KESEHATAN https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/article/view/52 Faktor yang Berhubungan Dengan Kinerja Tenaga Kesehatan Di Puskesmas Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun 2019 2021-01-14T08:22:17+00:00 Gipa Irwanda info@stiktamalateamks.ac.id rahmawati rahmaazis@stiktamalateamks.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kinerja adalah hasil kerja yang telah dicapai seseorang dalam melakukan tugas atau pekerjaan yang diberikan berdasarkan kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar</p> <p>Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan <em>cross sectional study. </em>Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh tenaga kesehatan dengan jumlah total populasi sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel secara <em>Total Sampling</em>. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat&nbsp; menggunakan uji <em>chi square</em> dengan ? =0,05.</p> <p>Hasil penelitian di Puskesmas Tamalanrea Kecamatan Tamalanrea tidak terdapat hubungan antara kepemimpinan terhadap kinerja tenaga kesehatan yang berdasarkan uji statistik (chi-square) nilai p=0,923. terdapat hubungan antara motivasi terhadap kinerja dengan nilai p= 0,039. Terdapat hubungan antara kepuasan kerja terhadap kinerja dengan nilai p= 0,023.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian di sarankan bagi Puskesmas Tamalanrea dalam hal ini Kepala Puskesmas agar selalu memberikan motivasi atau dorongan dan bimbingan kepada tenaga kesehatan dalam melakukan tugas atau pekerjaan sehingga kinerja dapat di tingkatkan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci: Kinerja, Kepemimpinan, Motivasi, Kepuasan Kerja. </strong></p> 2021-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL ILMIAH KESEHATAN https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/article/view/50 Analisis Kualitas Hasil Olahan Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai 2021-01-14T08:01:52+00:00 Nurul Hilaliah info@stiktamalateamks.ac.id Muhammad Rifai m.rifai@stiktamalateamks.ac.id hasmah hasmah@stiktamalateamks.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Kebutuhan air minum untuk masyarakat semakin hari semakin meningkat, seiring dengan jumlah penduduk dan kegiatan masyarakat sebagai dampak pembangunan di berbagai sektor yang dilaksanakan oleh Pemerintah maupun masyarakat sendiri. Oleh karena itu, tersedianya air minum yang memenuhi syarat kesehatan sangat dibutuhkan keberadaannya dalam segi kualitasnya, Pemilihan Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) sebagai alternatif air minum menjadi resiko yang dapat membahayakan kesehatan jika kualitas depot air minum isi ulang masih diragukan, terlebih jika konsumen tidak memperhatikan keamanan dan kehigienisannya</p> <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas hasil olahan Depot Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai</p> <p>Jenis penelitian adalah uji laboratorium untuk menguji parameter bakteriologis, fisik dan kimia dalam sampel air, untuk mengetahui kualitas hasil olahan depot minum isi ulang di Kecamatan Sinjai Timur Kabupeten Sinjai</p> <p>Hasil penelitian diperoleh dari DAMIU Rezky, DAMIU Anugrah, dan DAMIU Sahabat berupa parameter bakteriologi, parameter fisik, paramater kimia masing masing untuk MPN Coliform nol, air tidak berbau dan tidak berwarna, pH air 6,5–8,5, dan kadar Fe air&nbsp; 0-0,3 mg/l, sehingga dapat disimpulkan bahwa&nbsp; kualitas hasil olahan DAMIU di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai sudah memenuhi syarat.</p> <p>Penelitian ini menyarankan agar pemilik DAMIU dapat lebih memperhatikan kebersihan alat, sumber air, kebersihan tempat penampungan air, mengontrol pH dan Fe untuk menjaga kualitas hasil olahan.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>K</strong><strong>ata kunci </strong><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong><strong>:&nbsp; </strong><strong>Parameter </strong><strong>Bakeriologi, </strong><strong>Parameter fisik, Parameter kimia, </strong></p> <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; DAMIU</strong></p> 2021-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL ILMIAH KESEHATAN https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/article/view/53 Faktor yang Berhubungan dengan Penanganan Limbah Medis oleh Petugas Kebersihan di RSUD Kota Makassar 2021-01-14T08:30:55+00:00 Agata Valens Tambing info@stiktamalateamks.ac.id Asrijun Juhanto asrijun@stiktamalateamks.ac.id Apdiyani Toalu apdiyani@stiktamalateamks.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Limbah medis adalah hasil buangan dari suatu aktivitas medis. Dampak dari limbah medis yang tidak dikelola dengan baik terhadap lingkungan antara lain merosotnya mutu lingkungan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan motivasi petugas&nbsp;&nbsp; kebersihan dengan penanganan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Makassar.</p> <p>Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian <em>cross sectional</em> <em>study</em>. Populasi adalah seluruh petugas yang mengelolah limbah medis di RSUD Kota Makassar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 41 orang. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Analisis data adalah analisis univariat dan bivariate dalam bentuk tabel menggunakan program SPSS dengan menggunakan uji chi-square..</p> <p>Hasil&nbsp; uji&nbsp; statistik&nbsp; bahwa&nbsp; variabel&nbsp; pengetahuan&nbsp; diperoleh&nbsp; nilai&nbsp; ?&nbsp; value =1,000 &gt; nilai ? standar (0,05) dengan interpretasi bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan penanganan limbah medis, variabel sikap diperoleh nilai ? value = 0,246 &gt; nilai ? standar (0,05) dengan interpretasi bahwa tidak ada hubungan sikap dengan penanganan limbah medis, dan variabel motivasi diperoleh nilai ? value =1,000 &gt; nilai ? standar (0,05) dengan interpretasi bahwa tidak ada hubungan motivasi dengan penanganan limbah medis. Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, motivasi dengan penanganan limbah medis di RSUD Kota Makassar.</p> <p>Disarankan kepada petugas sanitasi rutin memberikan penyuluhan agar dapat membantu meningkatkan pemahaman mereka, petugas kebersihan diharapkan&nbsp;&nbsp; menjalankan prosedur pengolahan limbah medis dengan baik tanpa perlu pengawasan pihak petugas dan diharapkan motivasi kerja sangat perlu dalam bekerja agar mendapatkan hasil yang maksimal.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci : &nbsp;&nbsp;Limbah Medis, Pengetahuan, Sikap, Motivasi, Penanganan Limbah Medis.</strong></p> 2021-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL ILMIAH KESEHATAN https://e-jurnal.stiktamalateamks.ac.id/index.php/JIK/article/view/51 Analisis Hubungan Faktor Risiko dengan Terjadinya Hipertensi di wilayah Puskesmas Bontomatene Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar 2021-01-14T08:13:29+00:00 Nur Mawanti info@stiktamalateamks.ac.id Baharuddin baharuddin@stiktamalateamks.ac.id musfirah musfirah@stiktamalateamks.ac.id <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak terjadi dan mempunyai tingkat mortalitas yang cukup tinggi serta mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas seseorang. Riwayat penyakit hipertensi yang bersamaan dengan pola hidup tidak sehat&nbsp; akan memperberat resiko komplikasi seperti, mengakibatkan penyakit&nbsp; jantung koroner, stroke, gagal ginjal, bahkan tak jarang dapat menyebabkan kematian mendadak. Kabupaten Kepulauan Selayar&nbsp; memiliki penderita hipertensi tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan dari tahun 2016, hal inilah yang melatar belakangi peneliti ingin meneliti tentang hubungan faktor risiko dengan kejadian hipertensi.</p> <p>Tujuan penelitian ini&nbsp; mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian hipertensi di wilayah Puskesmas Bontomatene Kecamatan Bontomatene Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenis penelitian yang digunakan adalah <em>observasional analitik</em> dengan rancangan&nbsp; <em>cross sectional study</em> dengan jumlah responden 86 pasien di wilayah Puskesmas Bontomatene. Data dianalisis dengan uji <em>Chi Square </em>&nbsp;dengan menggunakan program SPSS serta disajikan dalam bentuk tabel. Variabel yang diteliti adalah hipertensi, riwayat keluarga, obesitas dan konsumsi garam</p> <p>Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji chi square ditemukan&nbsp; nilai <em>p </em>&nbsp;riwayat keluarga dengan hipertensi (<em>p</em> = 0,000), obesitas dengan hipertensi (<em>p</em> = 0,279), konsumsi garam dengan hipertensi (<em>p</em> = 0,000), Kesimpulan&nbsp; penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan antara faktor risiko riwayat keluarga dan konsumsi garam dengan hipertensi dan tidak ada hubungan antara obesitas dengan hipertensi.</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar penderita hipertensi lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan derajat keparahan hipertensi dan lebih megatur polah hidup yang baik serta melakukan chek-up secara berkala.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;&nbsp; : Hipertensi, Konsumsi Garam, Obesitas, Riwayat Keluarga </strong></p> 2021-01-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2021 JURNAL ILMIAH KESEHATAN